Pendidikan Kewarganegaraan

1.RASA HORMAT DAN TANGGUNG JAWAB

Setiap manusia pasti mempunyai rasa hormat dan tanggung jawab karena sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.untuk mewujudkan suatu tatanan masyarakat yg demokrasi,setiap warga Negara di tuntut harus punya rasa hormat dan tanggung jawab.

   CONTOH :

    Menghormati orang tua (ayah dan ibu) karena walau bagaimana pun orang tua kita yang telah melahirkan dan membesarkan kita hingga sampai saat ini.selain itu kita harus punya rasa hormat kepada orang yang usianya lebih tua di bandingkan kita.

Sedangkan contoh dari tanggung jawab itu sendiri seperti apabila kita melakukan kesalahan seperti melanggar rambu lalu lintas di jalan,dan sebagai warga negara yg baik kita harus berani bertanggung jawab dengan kesalahan yang kita buat.dengan cara mengikuti proses hukum yg ada dan siap menerima hukuman,dari kesalahan yang kita perbuat.

2.BERSIKAT KRITIS

            Sikap kritis terhadap sesuatu yang dihadapi harus diimbangi dengan prilaku yang santun. Percuma kita berpikir kritis jika tidak diimbangi dengan prilaku yang santun.

CONTOH :

Bersikap kritis tehadap pemerintah / kebijakan yg di buat pemerintah yg tidak berpihak kepada rakyat,contohnya seperti kenaikan harga BBM(bahan bakar minyak) yang dianggap sangat memberatkan dan membebani rakyat terutama rakyat miskin ,karena dengan naiknya harga BBM otomatis bahan pokok yang lain pun ikut naik yang membuat penderitaan rakyat semakin parah.

3.MEMBUKA DISKUSI DAN DIAOLOG

Setiap orang pasti memiliki pemikiran yg berbeda-beda,untuk menghindari terjadinya konflik maka dapat dilakukan dengan cara membuka diskusi maupun dialog…

CONTOH:

Apabila ada suatu permasalahan yg belum terselesaikan karena adanya perbedaan pendapat atau pandangan.dan salah satu solusinya adalah dengan cara membuka diskusi dan dialog dengan cara mendengarkan pendapat orang lain tentang masalah yg sedang dibahas.karena setiap orang memiliki pendapat berbeda-beda dan dari pendapat tersebut cari solusi yg terbaik yg dapat menyelesaikan masalah tersebut.

4.BERSIKAP TERBUKA

Bersikap terbuka, misalnya baik saran atau kritikan, dan nasihat yang membangun. Jadikanlah saran dan kritik untuk membangun dan sebagai acuan produktivitas dan semangat kerja, bukan sebagai alasan untuk merendahkan namun lebih diartikan sebagai sikap membangun. Ciptakan rasa solidaritas antarsesama teman, melalui belajar/melihat dari orang lain, misalnya cara bergabung dengan organisasi, perkumpulan anak muda, atau kelompok lain sebagainya, dan dimaksudkan juga untuk belajar mengenai pembagian kerja dalam kelompok, sehingga nantinya kita tidak mudah meremehkan kemampuan orang lain, dan sekaligus juga dapat mulai belajar untuk mempercayai kemampuan orang lain, dan dapat meringankan beban pekerjaan, dan bisa juga melalui menggali potensi dengan belajar bekerja secara tim, saling berinteraksi dan tidak egois dalam setiap pengambilan keputusan.

CONTOH :

Mau menerima pendapat,nasehat ataupun kritikan dari orang lain.kalau dari diri kita melakukan kesalahan yg menurut orang lain itu salah.karena setiap manusia tidak adayg sempurna dan jadikan kritikan atau nasehat dari orang lain sebagai acuan kita utuk bisa berbuat yg lebih baik lagi.

 

 

5.RASIONAL

Rasional diambil dari kata bahasa inggris rational yang mempunyai definsi yaitu dapat diterima oleh akal dan pikiran dapat ditalar sesuai dengan kemampuan otak.Hal-hal yang rasional adalah suatu hal yang di dalam prosesnya dapat dimengerti sesuai dengan kenyataan dan realitas yang ada.Biasanya kata rasional ditujukan untuk suatu hal atau kegiatan yang masuk diakal dan diterima dengan baik oleh masyarakat . Rasional juga berarti norma – norma yang sudah baku di dalam masyarakat dan telah menjadi suatu hal yang biasa dan permanen

(http://id.wikipedia.org/wiki/Rasional)

CONTOH:

Misalkan kita menginginkan sesuatu yg kita inginkan tetapi di sisi lain ada hal yg ga kalah pentingnya.dan pada kondisi seperti ini kita harus bersikap rasional degan mengutamakan hal yg lebih penting buat kita,dan menunda keinginan kita yg lain.

6.JUJUR

Jujur jika diartikan secara baku adalah “mengakui, berkata atau memberikan suatu informasi yang sesuai kenyataan dan kebenaran”. Dalam praktek dan penerapannya, secara hukum tingkat kejujuran seseorang biasanya dinilai dari ketepatan pengakuan atau apa yang dibicarakan seseorang dengan kebenaran dan kenyataan yang terjadi. Bila berpatokan pada arti kata yang baku dan harafiah maka jika seseorang berkata tidak sesuai dengan kebenaran dan kenyataan atau tidak mengakui suatu hal sesuai yang sebenarnya, orang tersebut sudah dapat dianggap atau dinilai tidak jujur, menipu, mungkir, berbohong, munafik atau lainnya.

(http://indonesia.siutao.com/tetesan/kejujuran.php)

CONTOH :

Apabila kita mengambil/meminjam barang orang lain tanpa sepengetahuan pemiliknya,dan pada saat itu kita harus bersikap jujur dan menjelaskan semuanya apayg terjadi dan meminta maaf atas perbuatan kita.

 

2VISI DAN MISI

V I S I

Visi adalah sebuah kata yang berasal dari kata Inggris yang berarti pandangan dan hal ini sangat berkaitan dengan suatu rencana yang akan disusun untuk melaksanakan suatu pekerjaan yang sifatnya umum.

Didalam perjalanannya kata VISI sering digunakan juga untuk hal hal yang sifatnya khusus bahkan hampir setiap kegiatan baik itu yang sifatnya kegiatan amal, kegiatan pendidikan ataupun kegiatan komersial selalu menggunakan kata VISI dalam membuat rencana atau program kerja mereka.

Namun demikian kata VISI tetap pada arti yang aslinya yaitu suatu pandangan kedepan yang akan menjadi sasaran ataupun tujuan akhir dari suatu kegiatan
Jadi sebuah VISI adalah suatu pandangan yang sifatnya sangat umum tetapi mengandung suatu arti yang cukup dalam sehingga didalam membuat suatu uraian mengenai VISI harus benar benar dipikirkan artinya yang lebih filosofis tetapi terungkap dalam kata yang sederhana.

MISI

Misi mempunyai arti yang sangat berlainan dengan kata VISI karena didalam kata misi terkandung suatu pesan kemanusiaan yang tinggi dan juga terkandung suatu aktivitas yang mengarah kepada suatu tujuan dari aktivitas tersebut dalam kaitan dengan kemanusiaan.
Didalam kesehariannya kata MISI sering disatukan dengan kata VISI dan hal ini seolah olah telah menjadi suatu acuan umum bagi setiap kegiatan yang akan dilaksanakan dan sepertinya dua kata ini sudah saling dijodohkan satu sama lain, sehingga apabila hanya terdapat satu kata saja akan terasa tidak pas.
Sebenarnya hal ini terlalu diada adakan karena tidak selalu setiap pekerjaan mengandung suatu VISI ataupun mengandung suatu MISI dan tidak selalu setiap kegiatan harus dibuat VISI ataupun MISI nya karena setiap apapun yang kita lakukan seringkali secara otomatis sudah mengandung kedua unsur tadi tanpa harus ditulis secara khusus.

(http://mirabiela.wordpress.com/2008/10/17/visi-dan-misi/)

 Nama: Chairul Akbar

NPM: 21410539

Kelas: 2ic03

Tentang akbarchairul

im big
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s