Meningkatkan Ketakwaan

Setiap manusia dianugerahi akal dan rasa sebagai pembeda dengan mahluk ciptaan Allah SWT lainnya. Seberapa besar “akal” telah digunakan untuk memaknai hidup dan seberapa besar “rasa” telah digunakan untuk mewarnai hidup, itulah hakekat setiap manusia perlu menyelami tingkatan ketagwaannya dengan benar.
Setiap langkah hidup seorang muslim hendaknya diawali dengan Bismillah[/I] dan diakhiri dengan Alhamdulillah. mengapa? Jawabannnya karena kita manusia, ciptaan Allah SWT. Sang Pencipta tentunya tidak mengharapkan apa-apa dari ciptaanNYA, karena ke-Maha-anNYA, sebaliknya manusia perlu mentafakuri betapa semua tidak akan terjadi tanpa ridhoNYA. Kehendak manusia sangat tidak dapat dipastikan akan selalu terwujud, karena semua tergantung pada kehendakNYA. rencana manusia penentu realisasinya adalah Allah SWT semata. Itulah sebabnya selalulah mengawali setiap langkah hidup dengan memohon izinNYA, “Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih dan maha Penyayang”, tentu dengan permohonan semoga Allah SWT meridhoi langkah kita. Akhir dari langkah kita apapun hasilnya, baik sesuai ataupun tidak dengan keinginan kita selalu diikuti dengan ucapan syukur ” Segala puji Bagi Allah”. Timbul pertanyaan, bagaimana bila kita melakukannya tetapi hanya sebagai ‘lip service’ semata? Allah Maha tahu, apa yang kita lakukan semua berangkat dari hati dan pikiran, sehingga tiada seorangpun yang dapat bersembunyi dariNYA. Tentu saja untuk membiasakannya, kita perlu selalu belajar ikhlas, karena sesuatu yang dilakukan karena Allah SWT wajib diawali dengan niat yang tulus dan ikhlas. Ketaqwaan menjadi tujuan setiap manusia yang menyadari sebagai mahluk yang lemah, sehingga seperti analogi garis, setiap jalan hidup manusia adakalanya tidak menggambarkan garis yang lurus, penuh liku-liku dan jauh dari garisNYA. namun karena Allah Maha Pengasih dan Maha Pengampun, maka Ia selalu memberi ruang bagi kembalinya kesadaran manusia setelah insyaf dari khilafnya. betapa indahnya hidup, bila kita sadari setiap waktu kita berusaha berbuat yang terbaik, namun selalu saja ada kesalahan baik dalam maupun luar kesadaran kita terjadi dan kita lakukan. Sadar dan kembali adalah sebuah kesempatan kita yang insya allah akan memutihkan kembali hati dan pikiran kita, karena yakin Allah SWT akan selalu membimbing kita. Kesadaran akan keimanan akan meningkatkan kualitas hidup manusia, mungkin wujudnya dari semakin bersinarnya kehidupan duniawi, meningkatnya amalan dan ibadah. Semua harus menjadi target setiap muslim untuk berusaha mencapainya, karena derajat ketaqwaan yang tinggi akan membuat hidup semakin indah…..

(http://my.opera.com/widiatmoko/blog/meningkatkan-ketaqwaan)

Tentang akbarchairul

im big
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s